Minggu, 26 Februari 2017

Tompel bukan masalah

Haii..
Ini Blog pertamaku,gabakalan bisa bagus sih tapi disini aku mau cerita tentang kisah hidupku
Oke aku bakalan mulai cerita.

Aku anak ke 2 dari 4 bersaudara,saat ini aku kelas 2 SMP.Kehidupanku sebenarnya sama seperti kalian,normal.Tapi ada satu hal yang bikin aku tidak seperti yang lain.Aku punya tompel dipipi yang ukurannya lumayan gede.Bukan cuman satu aku punya 2 dipipi kananku.Kalian tahu gak itu sangat menggangu aku.Aku selalu merasa sedih dan bodohnya aku,aku selalu nyalahin Tuhan kenapa aku lahir punya tompel yang ganggu banget.Karena saat ini aku masih melalui masa remaja dan dimana harusnya aku bisa merasakan gimana rasanya pacaran,punya sahabat cowok,itu gaperna aku dapetin.Aku gaperna bisa merasakan pacaran karena mereka gaperna mau sama tompelku.Sakit hati?Banget,nangis?Tiap hari.

Mereka seneng banget ngehina aku dengan kondisi fisikku ini.Aku hanya bisa pura pura tertawa.Jujur aku gak cantik,aku putih,aku gak seperti mereka.Jerawat?Yaampun itu sudah jadi ciri khasku aku punya banyak jerawat.

Sesekali aku berpikir kenapa Tuhan menciptakan aku seperti ini ?Tapi aku tahu Tuhan selalu punya rencana terbaik,aku juga tahu Tuhan gabakal ngasih cobaan lebih dari kemampuanku.Buktinya walaupun aku kayak gini dengan kondisi fisik yang jauh dari kata CANTIK aku bisa jadi anggota OSIS malahan waktu itu aku sempet dicalonin ketua Osis.Disitu aku tau kelemahanku ada pada fisikku,tapi aku juga tahu aku bisa menjadi seseorang yang bisa berorganisasi dengan baik.

Jadi buat kalian yang bertompel kayak aku,aku mau titip salam Be Your Self jadi diri sendiri aja.Jangan pernah sia siain masa depan,waktu kalian buat menangis dan mengeluh tentang fisik kalian.Buat waktu itu untuk mencoba melakukan sesuatu yang lebih berharga.Dan aku yakin dan percaya kalian punya sesuatu yang sangat spesial dari diri kalian.Toh pacar bukan segalanyakan?Jodoh ditangan Tuhankan.
Jadi ayo kita sama sama Bangkit dan katakan sama dunia bahwa kita juga bisa hidup normal tampa dikucilkan lagi.